
”Cinta tidak memberi apa – apa kecuali dirinya,
cinta tidak memiliki apapun untuk dimiliki karena cinta sudah cukup bagi cinta”
by Kahlil Gibran
Saya pria berusia 23 tahun yang sudah melewati 2 malam Valentine terakhir tanpa seorang pasangan.
Walaupun 2 tahun hidup menjomblo,
saya belum pernah merasa kesepian seperti ini karena dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang baik,
Apa lantas karena 3 hari lagi menjelang hari kasih sayang ini,
tiba-tiba saya ingin menikmati malam Valentine dengan seorang yang saya cintai?
Saya sudah sangat mengenal wanita ini 10 tahun terakhir,
namun kami baru dekat 1 tahun terakhir…
Wanita ini tidak terlalu cantik apabila dibandingkan dengan mantan-mantan saya yang tipikal model,
namun ada “sesuatu” yang saya sukai dari wanita ini,
sesuatu yang di luar keindahan fisik saja,
sesuatu yang saya sebut CINTA yang AGAVE,
cinta yang tulus,
cinta yang tidak bersayarat,
cinta yang tidak ingin memiliki,
cinta yang selalu dia sebarkan terhadap orang-orang di sekelilingnya…
Kesederhanan serta kepolosannya yang seperti anak kecil,
kebijaksanaan dan kedewasaan mentalnya seperti begitu menggugah hati saya,
keramahan dan kerendahan hatinya membuat saya kagum,
kedekatnnya dengan Tuhan, keaktifannya di Gereja,
hatinya yang sensitif,
caranya bicara yang ceplas-ceplos dan blak-blakan,
membuat hidupnya begitu enteng tanpa beban,
ia tidak pernah malu untuk mengatakan bahwa ia suka sekali makan ebi di warteg,
semua itu membuat dirinya begitu UNIK bila dibandingkan ribuan wanita di luar sana yang pernah saya temui…
Cinta ada untuk cinta,
Saya masih ingat ketika hati saya begitu tergetar pada saat pertama kalinya saya memainkan piano di depannya,
ia suka sekali lagu “Close Your Eyes” hingga ia meminta saya memainkannya berkali-kali,
lalu ia meminta mengajarinya memainkan lagu tersebut,
ia duduk di bangku piano di damping saya dan gayanya memainkannya ternyata lucu sekali,
membuat saya terpingkal-pingkal apabila mengenang kejadian tersebut…
Apa Anda percaya cinta pada pandangan pertama?
Saya tidak pernah mempercayai hal itu,
saya tidak percaya pandangan bisa menimbulkan CINTA,
saya tidak pernah percaya bahwa pandangan fisik bisa membuat seorang pria jatuh cinta…
Yang saya tahu, pria-pria liar ini siap menerkam kecantikan dan kemolekan gadis cantik yang PERTAMA kali dia temui…
Namun ini bukan cinta, sahabat…
Itu adalah nafsu…
Itu adalah birahi yang menggebu-gebu…
Sebab cinta adalah cinta…
Cinta tidak memiliki apa-apa untuk dikejar,
cinta tida berisi apa pun untuk dihabiskan,
sebab cinta itu sabar, cinta itu abadi untuk selamanya…
Saya sempat berpikir: “Is she`s the one?”
Apakah dia adalah wanita yang TEPAT untuk mendampingi hidup saya dan menemani malam-malam panjang saya?
Apakah dia memang wanita yang ingin saya cintai setiap kali saya bangun pagi hingga saya kakek-kakek?
Saya masih belum tahu…
Yang jelas, baru kali ini saya begitu TERTARIK pada seorang wanita bukan karena fisiknya,
namun karena PERSONALITY & CHARACTER-nya,
karena inner beauty yang memancar begitu sempurna…
Di sisi lain, saya belum benar-benar tahu perasaan dia kepada saya,
saya tak ingin menunggu lebih lama lagi, sahabat…
Saya tahu bahwa 27 triliun sel tubuh saya harus memenangkan hadiah Romantic Dining ini,
sebuah momen yang sangat tepat untuk mengungkapkan rasa cinta ini kepada wanita ini,
kata-kata sudah saya rancang dari sajak Kahlil Gibran,
mental juga sudah saya siapkan,
skenario ini harus saya susun sesederhana mungkin,
karena cinta begitu sederhana,
sebab cinta adalah cinta…
Saya : “Coba kamu pandangi bulan purnama malam ini, kelihatannya berwarna apa?
Target : “Sepertinya bewarna kuning..”
Saya : “Coba kamu pandangi pakaian wanita yang duduk di sana, kelihatannya berwarna apa?
Target : “Warna merah..”
Saya : “Kamu tau? Sebelum aku mengenalmu, hidupku seperti berada di dunia hitam-putih,
Semua yang aku lihat, apa yang aku sentuh semuanya hanya seperti hitam atau putih.
Namun sejak setahun terakhir aku mengenalmu, entah mengapa hidup ini terasa menjadi berwarna.
Mentari pagi terasa lebih hangat menyinari kulitku.
Setiap butir nasi yang kumakan menjadi lebih nikmat.”
Target : “Maksud kamu?”
Saya : “Kamu tahu? Cinta tidak memberi apa – apa kecuali dirinya,
Cinta itu spontan & tidak menolak untuk dimiliki,
Namun cinta tidak memiliki apapun untuk dimiliki karena cinta sudah cukup bagi cinta.
Maukah kamu aku cintai dan menjadi cintaku mulai malam ini, mulai detik ini?”
Target : “…” <speechless>
Doakan saya yah…
Selamat Hari Valentine…

cinta sayang kasih indah romantis?
Artikel dari web sebelah
nice info gan,,,,,,,,,,
bener banget tuh,,
cinta tidak memeberi apa2 dan tidak memiliki apa2
karena cinta udah cukup untuk cinta,,,,,,,,,,,
TENTANG CINTA,,,BIARKAN SAJA BERHEMBUS SEMILIR BAGAIKAN ANGIN DI SENJA HARI,,,YANG SEJUKNYA MENYEGARKAN HATI BAGI SETIAP INSAN DI BUMI