Saya suka menulis apa saja yang terlintas di otak saya, Saya baru saja membaca sebuah artikel dimana Charles Scwahb (Orang terkaya di dunia pada zamannya) bersedia membayar uang seperempat juta dolar atas suatu saran yang dia dapatkan dari seorang konsultan bisnis,
Schwab mendapatkan saran yang sangat singkat, dari konsultan tersebut mengenai cara memanage waktu, Sang konsultan hanya memberi saran; “First Thing First..”
“Maksudnya apa?” Tanya Schwab,
Jawab Sang Konsultan ” Tuliskanlah 6 hal atau beberapa hal yang paling penting yang harus kamu lakukan besok hari, Kemudian Urutkan dan beri nomor dari yang paling penting sampai yang penting yang lain. Besok hari ketika kamu mulai melakukan perkerjaan berdasarkan urutan dari yang paling terpenting, Kerjakan pertama sekali dari urutan yang ke-1, Fokus dan tuntaskan dulu sampai selesai pekerjaan yang ke 1, barulah kemudian kamu bisa berlanjut mengerjakan pekerjaan urutan yang ke-2, dan seterusnya.
Intinya Pekerjaan yang paling utama dulu yang pertama harus dituntaskan sampai selesai tuntas tas tass tassss.
Barulah kita bisa melanjutkan pekerjaan beralih ke pekerjaan yang penting yang lain. Berdasarkan urutan kepentingannya.
Karena berdasarkan Hukum Pareto, 80 % Hasil yang kita peroleh berasal dari 20 % Pekerjaan yang paling penting yang sudah kita selesaikan
Mungkin Anda pernah juga mendengar Cerita tentang Seorang Dosen di bidang Manajemen waktu Suatu hari masuk kuliah membawa ember ke dalam kelas, di depan kelas Dosen ini meletakkan ember di atas meja sehingga semua mahasiswa bisa melihat ember tersebut. Kemudian Sang Dosen memasukkan Batu – batu besar ke dalam ember tersebut, kemudian si dosen bertanya ” Apakah ember ini sudah penuh?
Murid – muridnya serentak menjawab ” sudah pak”
“Belum” Kata Dosennya kemudian dia mengeluarkan beberapa kerikil kecil dari tasnya kemudian memasukkan kerikil – kerikil itu ke dalam ember sembari menggoyang – goyangkannya , kerikil2 itu masuk menelusup diantara batu – batu itu,
kemudian Dosen Bertanya lagi, ” Sekarang sudah penuh?”
“Mungkin belum.. ” jawab mahasiswanya.
Dosen mengeluarkan pasir dari tasnya kemudian memasukkan pasir itu ke dalam ember, sampai ember itu kelihatan penuh,
Terakhir kali Dosen itu mengeluarkan air dari dalam botol dan memasukkan air itu kedalam ember sampai penuh.
Ember itu bisa di ibaratkan waktu, dimana setiap manusia mempunyai ukuran ember yang sama yakni manusia diberikan waktu 24 jam sehari, Bisa dibayangkan bila kita memasukkan pasir dan batu2 kecil duluan ke dalam ember kita sampai penuh, maka tidak bakal ada lagi tempat bagi batu2 besar ( = Hal hal yang paling penting) bagi kita masuk ke dalam ember (= waktu kita). Untuk menggunakan waktu kita, Supaya efektif dan Membuahkan kita hatus memiliki prioritas, Dimana kita harus memasukkan Batu2 besar dulu sehingga batu2 kecil pasir dan air juga bisa masuk menyusul Setelah hal – hal yang paling penting dulu selesai kita tuntaskan.
Komentar Terakhir